12 April 2015

Where the Mountain Meets the Moon

Sampul
Judul : Tempat Gunung Berjumpa Rembulan
Judul Asli : Where the Mountain Meets the Moon
Pengarang : Grace Lin
Penerbit : Atria
Tahun : 2010
Dibaca : 11 April 2015
Rating : ★★★★★

"Ma betul. Miskin sekali kami. Setiap hari, Ba dan Ma bekerja dan terus bekerja, dan kami tetap tidak punya apa-apa. Seandainya aku bisa mengubah peruntungan kami." (hal. 11)

Aku menemukan satu lagi buku favorit yang kumasukkan ke rak tidak-akan-ke-mana-mana, karena suatu saat aku berharap dapat membacanya kembali. Buku yang membuatku berpikir, merenung lebih tepat, tentang kebahagiaan yang sesungguhnya, dan tentang yang lainnya.

***

Cerita bermula di suatu desa di kaki Gunung Nirbuah yang tandus dan gersang. Minli tinggal bersama kedua orangtuanya nan sederhana di sebuah gubuk reyot di desa tersebut. Mereka bekerja keras menanam padi yang hanya cukup untuk dimakan oleh mereka. Dongeng-dongeng selalu dituturkan ayahnya kepada Minli setiap malam, dan kisah Hakim Harimau hingga Kakek Rembulan.

Minli sangat menyukai dongeng-dongeng itu. Dia bahkan ingin bertemu dengan Kakek Rembulan yang menentukan nasib setiap orang untuk mengubah peruntungannya dan orangtuanya. Hingga suatu malam, Minli bertekad untuk pergi dari rumah dan mencari Kakek Rembulan. Petualangan menakjubkan Minli pun dimulai.

***

Diceritakan dengan indah layaknya dongeng anak-anak membuatku terus membacanya. Seperti air yang mengaliri sungai, tenang tapi menghanyutkan, begitulah buku ini. Memang dituturkan dengan diksi metafora, tetapi isinya begitu mengena.

The Author
Aku selalu berpikir bagaimana masa depanku yang sebenarnya; apakah menyenangkan dan berjalan mulus atau harus menempuh jalan berliku untuk mencapai peruntunganku. Aku selalu menginginkan segalanya berjalan sesuai kemampuanku. Tentu saja seperti itu, tapi usaha yang dilakukan tentu sangat menentukan, apakah bisa disebut sesuai kemampuan atau malah tidak.

Ah, setelah membaca buku ini aku yakin bahwa semua sudah digariskan. Apa yang telah digariskan itu sebaiknya tetap seperti itu, tidak perlu diubah apalagi diganti. Bisa jadi gubahan itu malah tidak seperti yang kuinginkan. Bagaimana peruntungan memang sudah dicatat masing-masing oleh Sang Maha. Kita hanya usaha dan menjalankannya. Begitupun dengan kebahagiaan.

The Medal
Pertemuan Minli dengan seekor naga yang terjerat di sungai; pertemuan Minli dengan bocah penggembala; dengan Desa Hujan Rembulan; dan pertemuan dengan Kakek Rembulan di Gunung Tak Berujung, tempat gunung berjumpa rembulan. Petualangan Minli sungguh menghanyutkan; pertemuan-pertemuan itu memberikan pelajaran tersendiri.

Ah, aku suka dengan buku semacam ini. Buku yang membuatku berpikir dan merenungi diri sendiri. Membuatku mencoba berubah ke yang lebih baik dengan menyaring apa yang tersirat dari buku ini. Tak salah mendapatkan Newbery Honor 2010, penghargaan bergengsi untuk literasi anak-anak.

"Tidak apa-apa. Saat tiba waktuku untuk memilih, aku tiba-tiba mengerti bahwa aku tidak perlu menanyakannya." —Minli (hal. 242)

Ulasan ini untuk tantangan Lucky No.15 Reading Challenge kategori Opposites Attrack serta memeriahkan event Around The Genres in 30 Days: Science Fiction-Fantasy Faction dalam rangka ulang tahun BBI. 

1 komentar :

  1. salah satu buku anak-anak favorit dan underrated. Sering liat bukunya diobaral padahal bagus, mana ilustrasi dalamnya full color lagi.

    BalasHapus

Back to Top