23 April 2015

Foiled

Sampul
Judul : Foiled (Foiled #1)
Pengarang : Jane Yolen
Penerbit : Sahabat Ufuk
Tahun : 2012
Dibaca : 22 April 2015
Rating : ★★★

Satu hal yang membuatku tertarik dengan ini adalah sampulnya yang glossy dan bukunya yang tipis, tidak sampai 200 halaman. Setelah dibuka per halaman, ternyata buku ini novel grafis. Yah, aku tidak bilang komik karena ini tidak perlu berseri-seri untuk menuju akhir cerita. Untuk lebih jelasnya tentang perbedaan novel grafis dan komik, kalian bisa kunjungi tautan ini.

***

Aliera Carstairs, gadis buta kelas sepuluh yang sekolah pada sebuah SMA paling kecil di kotanya. Dia mahir anggar, bahkan pada suatu pertandingan mengalahkan lawan yang berumur di atasnya. Dan dia memiliki pedang baru yang dibelikan ibunya seharga dua Dollar di loakan. Bukan, bukan, bukan pedang, tapi "senjata".

Senjata berbeda dengan pedang. Senjata tidak digunakan untuk menyakiti dan membunuh lawan. Senjata hanya untuk mengalahkan. Aliera akan marah bila ada yang menyebut senjata sebagai pedang. Dan salah satu yang kena amarah Aliera adalah Avery Castle, anak baru yang menjadi pasangan labnya.

Anggar
Senjata baru Aliera memiliki batu mirah delima di pangkalnya, dan itu membuat Aliera kesal karena terlalu mencolok. Walaupun hanya untuk latihan, pasti teman-teman di tempat latihan akan melihatnya. Dia ingin melepaskan batu itu dari senjatanya, tapi terlalu kuat untuk memotongnya. Hal itu membuatnya kalut; ada yang salah dengan senjata barunya. Aneh.

Sesuatu terjadi ketika Aliera berada di stasiun untuk menunggu Avery yang mengajaknya kencan. Kencan pertamanya. Dan akan menjadi pengalaman yang takkan terlupakan baginya. Aliera tahu, dan itu benar. Ada yang salah dan aneh dengan senjatanya. Dan hal itu akan mengubah hidupnya menjadi lebih berwarna, dalam arti sebenarnya.

***

Yang menarik adalah bagaimana hubungan Aliera dan Avery. Aliera tidak pernah bertemu cowok selain ayahnya. Jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali berdekatan dengan cowok, apalagi Avery tampan yang akan ditemuinya setiap berada di lab sekolahnya. Avery tipikal cowok tengil yang suka tebar pesona. Dengan ketampanannya, Avery sepertinya selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Begitu juga ketika dia mengajak Aliera ke bioskop yang membuat semuanya terungkap. Siapa Avery sebenarnya.

Aliera bukan gadis biasanya yang suka berdandan dan pergi keluar bersama teman-temannya. Temannya hanya senjata dan masker anggarnya. Karakternya tidak digali lebih dalam, hubungan Aliera dengan orangtuanya tidak begitu kentara. Tetapi hal itu ditutupi dengan gambar-gambar yang menjelaskan hal-hal lain, seperti masa kecilnya yang penuh dengan latihan anggar.

Senjata Anggar
Walaupun terjemahannya tidak terlalu mulus—cenderung kaku, aku tidak mengira ceritanya layak untuk diikuti. Tentu saja dengan tema anggar yang aku masih awam dengan olahraga itu. Aku diberikan wawasan tentang alat-alat dalam anggar, seperti masker dan "senjata". Aku cari tahu kenapa dinamakan senjata. Ada tiga nomor pada cabang anggar berdasarkan "senjata" itu: Floret (foil), Sabel (sabre), dan Degen (epée).

Tentang penerbit lokal yang menerbitkan buku ini, di atas tercatat Sahabat Ufuk. Aku baru tahu, pada masa jayanya, Ufuk Publishing House juga memiliki lini komik dan novel bergambar. Buku ini salah satunya.

Oh ya, buku ini juga ada peri dan troll.

Ulasan ini untuk tantangan:
1. Young Adult Reading Challenge 2015
2. Lucky No.15 Reading Challenge kategori One Word Only!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Back to Top