12 Januari 2014

Boone's Generation

Sampul
Judul : Pengacara Cilik
Judul Asli : Theodore Boone: Kid Lawyer
Pengarang : John Grisham
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2010
Dibaca : 12 Januari 2014
Rating : ★★★★

5 jam. Sekitar itulah waktu yang kubutuhkan untuk melahap habis novel satu ini.

Beda dan baru. Karena kedua hal itu yang membuatku terus melahap kata demi kata. Beda, karena ceritanya yang bercerita tentang seorang anak tiga-belas tahun yang membantu mengungkap kebenaran pada satu kasus pembunuhan terpopuler di Kota Strattenburg. Baru, karena terang saja, aku baru pertama kali membaca tulisan om Grisham.

Theodore Boone adalah anak berumur tiga-belas yang aku ceritakan tadi. Dia sebenarnya hanya seorang anak kelas delapan biasa yang bersekolah di Sekolah Menengah di Strattenburg. Tapi yang berbeda dengan anak seumurannya adalah dia sangat suka dengan hal-hal tentang hukum, pengadilan, sidang, pengacara, dan kasus-kasus. Beda kan!

Tentu saja seperti itu. Buah toh tidak jatuh jauh dari pohonnya. Ayah dan Ibunya adalah pengacara yang lumayan terkenal di kota. Mr. Boone adalah pengacara di bidang real-estate sedangkan Mrs. Boone adalah pengacara dalam kasus kasus perceraian. Mereka memiliki biro jasa pengacara bernama Boone & Boone. Mereka selalu sibuk; sibuk membantu setiap klien mereka menyelesaikan kasus-kasus. Sibuk bukan berarti tidak memperhatikan buah hati, Mr. dan Mrs. Boone selalu menyisakan waktu untuk makan malam setiap jam tujuh bersama Theo.

Dalam kisah ini, Theo tahu dia terlalu ikut campur dalam kasus yang benar-benar bukan untuk main-main. Biasanya Theo hanya membantu menyelesaikan kasus teman-temannya; seperti kasus anjing peliharaan Hallie yang lari dari rumahnya atau membantu mencari pengacara yang cocok untuk kasus Sandy dan Woody juga menjadi tempat yang aman untuk bercerita bagi April, teman sedari kecilnya yang memiliki kasus perceraian orang tuanya. Beruntunglah kalian yang memiliki orang tua harmonis. Perceraian itu membingungkan. Kalian harus memilih salah satu antara Ayah atau Ibumu. Bersyukurlah!

Kasus kali ini adalah pembunuhan seorang suami terhadap istrinya di rumahnya sendiri yang diketuai oleh Hakim Agung Henry Gantry. Theo kenal beliau; Theo kenal hampir seluruh orang di Gedung Pengadilan. Terdakwa, Mr. Pete Duffy, menyangkal dari tuduhan yang disarangkan Penuntut Umum kepadanya. Dengan sedikit bukti yang sangat lemah, membuat Mr. Duffy sedikit lagi terbebas dari tuduhan itu bila Julio, adik kelas Theo, dan sepupunya tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Yeah, pencuri tidak mungkin mengakui perbuatannya.

Lalu bagaimana selanjutnya? Apa yang akan Theo lakukan setelah mendengar kesaksian dari Julio dan sepupunya? Theo memang bicara kepada pamannya Ike Boone, adik ayahnya, yang dulunya juga seorang pengacara. Tapi apa yang terbaik yang harus dilakukan Theo? Dia bahkan baru tiga-belas tahun?

Banyak pengetahuan yang kau dalami dalam buku ini. Terlepas dari penulisnya yang memang menulis tentang hukum dan keadilan, buku ini jauh lebih bisa dicerna. Mungkin memang target pembaca adalah remaja berumur tiga-belas. Pengetahuan tentang proses persidangan dari awal hingga akhir, juga tentang istilah-istilah seperti imunitas hukum. Dan kau tidak perlu serius mempelajarinya.

Tentu saja tidak hanya pengetahuan tentang hukum. Buku ini memberikan informasi tentang bermain golf. Mr. Boone sangat gemar bermain golf. Golf adalah hobinya. Dan Theo selalu diajak setiap hari Sabtu untuk bermain bersama ayahnya. Kata-kata seperti putterputting greenfairway, dan tee off sering muncul.


Putter adalah stik golf.
Putter
Putting green adalah area pukulan yang menggunakan putter dan bagi sebagian besar pegolf merupakan area tersulit karena lebih sempit.

Putting Green
Fairway adalah lapangan dipotong pendek sehingga bola mudah untuk dipukul.

Fairway
Tee off adalah sebuah pasak kecil dengan atas cekung untuk memegang bola golf untuk drive awal. 
Tee Off
Buku yang ringan dibaca dan cocok untuk mengisi hari minggu kalian daripada hanya berdiam diri atau menonton televisi. Tentu saja untuk mengisi otak lagi dengan pengetahuan-pengetahuan baru. 

Ada sekuelnya? aku tidak sabar mengetahui bagaimana Theo menghadapi menyelesaikan kasus-kasus baru, dengan cara seorang remaja ABG yang masih ragu dalam mengambil keputusan dan yang pasti masih membutuhkan bantuan. Aku menikmati!

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Back to Top