04 Juni 2016

Ulasan Buku: Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang

Pengarang : Gina Gabrielle
Penerbit : Nulisbuku (self-publishing)
Tahun : 2016
Dibaca : 3 Juni 2016
Rating : ★★★

"Manusia, tahukan kau bahwa luka itu sebenarnya tak terhindarkan? Kau hanya perlu Hati yang sejuk dan lembut, yang bisa sembuh dari luka apa pun juga dengan kecepatan mengagumkan." (hal. 13)

Wahai penerbit di luar sana, aku persembahkan ulasan ini kepada kalian. Kalian harus tahu betapa buku ini begitu menjanjikan dalam segi cerita dan gaya yang dibawakan oleh penulis. Selain itu, tema cintanya juga begitu kental. Walaupun memang sedikit di luar akal karena berlatar dunia fantasi lain, tapi kenapa tidak dicoba? Di dalamnya terkandung bait-bait yang melenakan. Di dalamnya terkandung pesan yang kuat tentang hati. Bukankah kalian, para penerbit, masih menganggap bahwa tema cinta masih begitu menjual?

***

Kura-Kura Pengelana sedang dalam misi memperbaiki Hati-nya yang penuh goresan. Sakit yang sudah lama dideritanya ternyata tidak bisa begitu saja bisa disembuhkan. Bahkan tempat yang katanya tepat untuk mengistirahatkan Hati yang luka tidak serta merta membuat hati si Pengelana pulih. Hingga akhirnya si Pengelana dengan terpaksa membekukan Hati-nya karena tidak ingin merasakan terluka lagi.

Kol. Ibri-lah yang membawa Kura-Kura Pengelana dalam misi itu. Si Pengelana adalah yang terpilih. Selain memperbaiki Hati, petualangan yang kata Kol. Ibri sangat istimewa itu untuk menyelamatkan Dunia Mimpi yang nyaris hancur. Langitnya lebam; permukaannya penuh memar. Lalu ada seorang gadis yang membutuhkan satu bahan lagi untuk menyelesaikan tenunan Mimpi: Hati yang penuh.

***

Satu hal yang membuat buku ini memukau adalah gaya penyampaiannya: kau seperti didongengi seseorang yang begitu mengerti jalan cerita. Setiap babnya pasti ditemukan kata sapaan: Teman. Karena seperti anak kecil yang suka pada dongeng, aku juga suka dengan penyampaian cerita seperti ini. Dan uniknya, porsi pemanggilan "Teman" itu terasa pas. Tidak terlalu banyak sampai kau merasa mual dan ingin mengeluarkan isi perut.

Cerita di dalamnya juga tidak biasa. Semua yang diceritakan pada buku ini adalah fiksional, dari tokoh hingga latar. Kau akan menemukan kura-kura yang bisa berkelana, seekor burung yang tahu segala hal dan bisa bicara. Juga Hati (dengan H besar) yang menjadi penting pada cerita ini layaknya cincin yang ditemukan Frodo pada seri "The Lord of the Ring". Oleh karena itu, maka aku dengan yakin mengkategorikan buku ini bergenre fantasi.

Satu lagi, buku ini seperti masuk swasunting yang begitu ketat. Sebagai editor abal-abal, aku tentu murka dengan bahasa yang rancu terutama dengan salah ketik yang menjijikan. Tapi tidak, aku begitu nyaman membaca ini karena tidak ada bahasa rancu atau salah ketik. Aku berpikir jika saja buku ini diterbitkan penerbit mayor, pamornya akan jauh lebih mencuat lagi karena kehampir-sempurnaannya.

Sayangnya, pendeskripsian ceritanya masih kurang. Inilah yang begitu penting bagi kisah fantasi agar terasa nyata. Begini, kalau kau ingin membuat entitas bayanganmu sendiri, coba deskripsikan dari rambut sampai ujung kaki seperti apa makhluk itu. Atau bagi penulis-penulis terkenal, biasanya mereka hanya meniru deskripsi manusia atau hewan lalu ditambahkan dengan deskripsi "aneh" yang ada dalam bayangannya itu. Selama membaca, aku dibawa bertanya-tanya tentang sosok Kura-Kura Pengelana ini. Apakah ia benar-benar kura-kura yang bisa berjalan dan berbicara? Atau ia manusia yang mempunyai tempurung dan tak berhidung? Setiap pembaca bisa berspekulasi berbeda menurut fantasi masing-masing dan itu menurutku mengurangi keaslian entitas yang diceritakan penulis itu sendiri.

Pada akhirnya, aku senang bisa menyelesaikan satu lagi karya penulis yang berani menerbitkan bukunya melalui jalur mandiri. Dan aku salut kepada mereka yang mengambil jalur itu. Kau pasti tahu kan bagaimana gigihnya; dari menulis, membuat harga, memilih kaver, layouting, sampai buku terbit dan bagaimana cara memasarkannya. Bahkan di penerbit mayor saja perlu beberapa orang untuk menjadikannya satu buku yang siap dibaca. Dan untuk Gina, aku yakin awal kariermu sudah dimulai pada buku ini. Aku yakin tak lama lagi akan ada penerbit yang memintamu untuk menandatangani kontrak kepenulisan. Tetap berkarya!


Buku ini dapat dipesan melalui gadispenenunmimpi.com.

Ulasan ini untuk tantangan FSFD Reading Challenge 2016 kategori [3] After 2010.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Back to Top